Cara Mengatasi Infeksi Usus Pada Anak

infeksi usus pada anak, kumpulan obat infeksi usus, makanan untuk penderita infeksi usus, obat infeksi usus dan lambung, obat radang usus paling mujarab, resep obat infeksi usus, tanaman obat radang usus, tips infeksi ususCara Mengatasi Infeksi Usus Pada Anak – Infeksi usus atau yang di kenal sebagai gastroenteritis diakibatkan terjadinya peradangan oleh sebagian jenis bakteri atau beberapa virus. Keluhan kesehatan ini bisa terjadi pada siapa saja termasuk kalangan dewasa dan anak-anak yang tidak bisa memperhatikan kebersihan lingkungan, makanan dan badan. Jadi sangat mudah sekali terinfeksi beberapa jenis bakteri atau pun virus pada sistem pencernaan tubuh. Dalam istilah lainnya orang sering menyebut keluhan infeksi usus sebagai flu lambung. Beberapa gejala dari infeksi usus diantarnya mual, muntah, diare, kram perut dan demam.

Menu hidangan yang tidak benar-benar matang saat dimasak sangat berisiko tertular infeksi penyakit gastroenteritis. Makanan yang dibiarkan terbuka dengan mudah dihinggapi lalat akan berpotensi besar terserang penyakit gastroenteritis. Bahkan penyakit ini juga tidak hanya menular lewat makanan saja, akan tetapi bisa menular melalui kontak jarak dekat bersama orang yang sudah terinfeksi.

Di bawah ini beberapa gejala dari penyakit infeksi usus diantaranya sebagai berikut :

Secara umum gejala infeksi usus akan berlangsung selama ± 1 sampai 3 hari sesudah terinfeksi bakteri atau virus di dalam tubuh. Berikut gejala infeksi usus bisa saja terjadi akut ataupun kronis tergantung kondisi tubuh dalam melawan infeksi penyakit diantaranya :

○ Nyeri, Perih, Sakit dan Kram Perut.

○ Diare dan tidak berdarah sama sekali.

○ Kurang nafsu makan atau tidak selera makan.

○ Mual dan muntah-muntah.

○ Penurunan berat badan.

○ Kulit terasa pucat akibat dehiderasi berkepanjangan.

○ Mudah berkeringat dan seluruh telapak tangan akan basah ketika disentuh tanpa sebab.

○ Terjadinya demam, sakit kepala dan nyeri otot.

Prihal komplikasi yang bisa saja terjadi dari kondisi infeksi usus berikut diantaranya :

○ Muntah darah.

○ Muntah seusai minum.

○ Mual, mules dan muntah terus menerus ± selama lebih dari 2 hari.

○ Demam tinggi.

○ Dehidrasi dengan wajah terlihat pucat pasi, lemas, lesu, mulut kering dan jarang sekali buang air kecil.

○ BAB bersamaan keluarnya darah dari anus.

○ Tidak kuat menahan rasa nyeri dan kesakitan teramat sangat.

Terdapat beberapa jenis virus dan bakteri sebagai pemicu terjadinya infeksi usus diantaranya oleh Norovirus dan Rotavirus. Kedua virus ini secara cepat dan mudah menyerang semua kalangan usia yang sangat tidak memperhatikan kebersihan.

Rotavirus. Salah satu jenis virus menginfeksi usus yang lebih cenderung menyerang kalangan anak-anak dibandingkan dengan kalangan dewasa seperti halnya pada bayi dan balita. Virus ini selalu ada pada area yang tidak terjaga kebersihannya dan dapat mudah menular antar sesama yang sistem kekebalan tubuhnya lemah sekali. Penyebab utama virus ini akibat dari konsumsi makanan yang terkontaminasi virus tersebut.

Norovirus. Virus yang dapat menular dan menginfeksi kepada semua kalangan usia dengan tempat asal yang kurang terawat kebersihannya.

Dalam hal ini infeksi usus atau peradangan usus berhubungan dengan kondisi peradangan pada usus sehingga akan membahayakan sekali untuk kesehatan. Adapun mengenai kondisi peradangan pada usus akan berdampak pada komplikasi infeksi usus berikut :

Peritonitis adalah jenis peradangan pada bagian jaringan tipis yang melapisis dinding perut bagian dalam dan organ di dalam rongga perut, Gejala komplikasi berupa nyeri pada area perut, mual, muntah, detak jantung tidak terkendali, demam dan daerah perut membuncit serta nafas terengah-engah. Secara umum komplikasi ini dapat di cegah dengan pengobatan medis berupa obat infeksi usus.

Abses. Abses adalah akumulasi nanah yang terasa sakit sekali sebagai akibat kondisi peradangan pada usus cukup kronis. Cara yang tepat hanya dengan di operasi secara menyeluruh berupa dibersihkannya cairan nanah dan di beri antibiotik.

Cara mengatasi infeksi usus pada anak sama juga dengan mengobati infeksi usus yang terjadi pada orang dewasa hanya saja penanganannya cukup hati-hati sebab organ usus anak belum berkembang sempurna.

■ Berusaha untuk selalu mencukupi cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih.

■ Konsumsi makanan yang mudah di cerna seperti halnya bubur walau pun kondisi sedang sakit.

■ Memperbanyak istirahat saat gejala infeksi usus melanda.

■ Konsultasi dan periksakan segera kepada pihak medis jika terlihat tanda-tanda cukup membahayakan tubuh.

■ Menjalankan prosedur operasi jika hal tersebut benar-benar memungkinkan.

Adapun pencegahan agar terhindar dari gejala penyakit infeksi usus atau peradangan usus antara lain :

○ Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dengan memanfaatkan sabun cair antiseptik untuk membasmi kuman-kuman yang bisa menempel di tangan.

○ Menjaga Jarak dengan Penderita. Secara umum penyakit yang berkenaan dengan infeksi usus akan lebih mudah menular sebab hal demikian bisa saja sehingga memungkinkan untuk menjaga jarak dengan pasien.

○ Senantiasa memakai perlengkapan pribadi seperti alat makan, pakaian, alat mandi, peralatan rumah dan sebagainya.

○ Selalu hidup bersih dengan menjaga kebersihan pakaian, tempat tinggal, tempat tidur, kebersihan badan dan lingkungan sekitar.

○ Melaksanakan vaksin bila perlu terutama baik untuk kesehatan anak.

Demikian informasi tentang cara mengatasi infeksi usus pada anak bersama dengan pencegahannya. Mudah-mudahan pembahasan kali ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian.


Created By : Tips-tips Kesehatan Anak